Cute Cursor

Kamis, 12 April 2012

Praktikum Biologi : Ekosistem Bagian 1

        Praktikum dalam dunia sains merupakan landasan pokok yang tidak boleh dianggap remeh. Praktikum yang dirancang dengan baik, dapat membantu meningkatkan pemahaman konsep pada siswa. So,,jangan takut praktikum....
Nah,,berikut ini ada praktikum dengan materi Ekosistem, yang dapat dijadikan pelengkap dalam pembelajaran Ekosistem di sekolah. Yuk, praktikum yukkkk :))



STANDAR KOMPETENSI    : 4. Menganalisis hubungan komponen ekosistem, perubahan materi dan  energi, serta peranan manusia dalam keseimbangan ekosistem.
KOMPETENSI DASAR    : 4. 2 Menjelaskan keterkaitan antara kegiata manusia dengan masalah kerusakan atau pencemaran lingkungan dan pelestarian lingkungan.
INDIKATOR    : a)  Meneliti pengaruh zat pencemar terhadap organisme.
                         b) Mengidentifikasi dampak berbagai zat pencemar   terhadap lingkungan.
Topik     :   Pengaruh Air  yang Tercemar Detergen Terhadap Gerak Operkulum Ikan.
Tujuan     : Siswa dapat menjelaskan pengaruh keberadaan detergen dalam air terhadap gerak   operkulum ikan.
Materi     :
     Pencemaran air dapat terjadi di sungai, di selokan, di laut. Pencermaran  tersebut diakibatkan oleh sampah-sampah yang dibuang ke sungai baik berupa sampah plastik maupun limbah yang ditunjukkan dengan warna air yang tidak lagi jernih.
     Faktor yang dapat menyebabkan pencemaran tersebut adalah:
1.    Limbah rumah tangga yang berupa sampah-sampah plastik, botol-botol plastik, kayu, serta sisa detergen.
2.    Limbah industri yang dibuang kesungai tanpa pengolahan terlebih dulu.
3.    Limbah pertanian, yaitu dari pestisida yang kemudian dialirkan ke sungai.
     Dampak pencemaran air adalah mengganggu kehidupan makhluk hidup di dalamnya. Terjadinya eutrofikasi mengakibatkan berkurangnya kadar oksigen, serta mengganggu keseimbangan ekosistem yang terdapat di dalamnya.

Kegiatan : Waktu 1 x 45 menit
Alat dan Bahan:
a. Alat
    1. Stopwatch
    2. Stoples 3 buah
    3. Sendok
b. Bahan
    1. Ikan 3 ekor
    2. Air keran
    3. Detergen
Cara Kerja:
1.    Sediakan 3 buah stoples dan beri keterangan stoples A, B, dan C.
2.    Isilah ketiga toples dengan air keran dengan volume 2 liter.
3.    Masukkan setengah sendok teh detergen ke dalam stoples A dan aduk hingga merata.
4.    Masukkan satu sendok teh detergen ke dalam stoples B dan aduk hingga merata.
5.    Sedangkan pada toples C tidak dimasukkan detergen dan berfungsi sebagai kontrol.
6.    Masukkan masing-masing satu ekor ikan yang memiliki ukuran yang sama ke dalam stoples A, B, dan C. Biarkan terlebih dahulu ikan beradaptasi selama 1 menit.
7.    Secara bersamaan, hitung gerak operkulum ikan pada masing-masing stoples setiap 1 menit, kemudian diulang sebanyak 5 kali, lalu hitung rata-ratanya.
8.    Masukkan data hasil pengamatan ke dalam tabel di bawah ini.
Pengamatan Rata-Rata Frekuensi Gerak Operkulum Ikan Setelah Diberi Bahan Pencemar Detergen
                       
Pertanyaan :
1.    Bandingkan keadaan ikan pada setiap stoples. Perbedaan apa sajakah yang dapat kamu amati ?
....................................................................................................
....................................................................................................
2.    Bandingkan seluruh rata-rata gerak operkulum ikan di stoples A, B, dan C, sama ataukah berbeda?
....................................................................................................
3.    Dari hasil pengamatan, bagaimana pendapat kamu tentang perbedaan rata-rata gerak operkulum ikan tersebut, apakah dipengaruhi oleh detergen ? Mengapa demikian ?
......................................................................................................
......................................................................................................
4.    Analisislah apa yang terjadi jika kadar detergen ditingkatkan terus?
.....................................................................................................
....................................................................................................


5.    Apa pendapatmu apabila lingkungan perairan telah tercemari oleh detergen ?
................................................................................................................................................................................................
6.    Berikan solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi pencemaran air oleh limbah detergen !
............................................................................................................................................................................................................................................................
Kesimpulan
.....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar