Cute Cursor

Senin, 09 April 2012

Memelihara Mencit Yukks

          Yang ngaku anak IPA/ Biologi/ semacamnya, pasti gak asing lagi dengan hewan pengerat yang satu ini, yaitu Mencit ,,cit cit cit...(namanya terdengar sangat lucu yah ). Betapa tidak, hewan ini bisa dikatakan artisnya Biologi, pemeran utama dan sangat eksis. Setiap ada praktikum mengenai hewan mamalia, si Mencit ini muncul menjadi pahlawan bagi mamalia-mamalia lainnya, rela mengorbankan dirinya sebagai Mencit percobaan,,hiks hiks :(
Kalau lihat Mencit udah pernah, megang Mencit pernah gak? Elus-elus Mencit, pegang ekornya, sampai men-dislokasi Mencit untuk mengakhiri nyawanya, bahkan menguliti dan membedahnya? Pernah gak? Kamu yang punya jiwa petualangan, patut dicoba loh :))
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Rodentia
Famili: Muridae
Upafamili: Murinae
Genus: Mus
Spesies: M. musculus

























































 Itulah klasifikasi ilmiah Mencit.
Mencit itu kan termasuk Kelas Mamalia.  Jadi, berkembang biak secara beranak. Aku mau cerita-cerita sedikit tentang Mencit, khususnya Sistem Reproduksi Mencit. Ini sangat bermanfaat loh kalau kamu ingin mengembangbiakkan Mencit ini, trus dijual dan bisa menjadi pengahsilan tambahan. Cekidot :

Sistem reproduksi pada mencit betina terdiri atas:  ovarium, saluran reproduksi, dan kelenjar assesori. Pada umur 10-12 minggu, mencit jantan maupun betina sudah mencapai kematangan seksual. Periode aktivitas reproduksi berlangsung sejak umur dewasa seksual yang mencapai sampai mencit berumur 14 bulan dan biasa lebih lama lagi pada mencit jantan.
Nah, kalau kamu ingin memelihara Mencit hingga menghasilkan keturunan, caranya kayak gini nih...
1. Sediakan tempat buat Mencit. Bisa baskom ( yang agak lebaran yah biar gak sempit, trus yang agak tinggian biar gak mudah dipanjat si Mencit untuk kaburrr ). Trus isi wadah tersebut dengan sekam padi. Sekam padi berfungsi sebagai layaknya kasur pada manusia. Empuk dan hangat :)) Itu akan membuat Mencit betah dan gak stress. 
2. Sediakan ram-ram dengan lubang yang sedang. Gunanya untuk menutup wadah agar Mencitnya gak melarikan diri, dan untuk tempat si Mencit mengekspresikan kegalauannya dengan bergelantungan. Mencit itu suka sekali permukaan yang agak kasar untuk menapakkan kakinya.
3. Sediakan botol kecil (misalnya dari wadah cuka, botol minuman, dan sebagainya) sebagai tempat minum si Mencit.
                                          Ini dia penampakan wadah pemeliharaan Mencit :
4. Nah kalo wadahnya udah siap, pilih Mencit jantan dan betina yang akan ditempatkan bersama dalam sebuah wadah. Pilih Mencit jantan dan betina yang agresif, yang semangat, karena itu berarti kondisinya sehat dan sedang dalam masa estrus (masa di mana Mencit betina sudah siap untuk dibuahi). Yang gak kalah penting, perhatikan vaginanya! Pilih yang vaginanya bengkak dan berwarna kemerahan, yang berarti berada dalam masa estrus. Karena Seperti pada mamalia betina pada umumnya , mencit betina hanya akan berkopulasi dengan mencit jantan selama fase estrus, yaitu ketika sel telurnya telah siap untuk dibuahi.
5. Tempatkan Mencit jantan dan betina dalam wadah tersebut, dan berikan waktu sehari. amati apakah mereka akur-akur saja? apakah keduanya terlihat bahagia? Karena bila ada yang stress, itu berarti mereka berdua gak cocok, gak dapat keymistrinya,,harus dikeluarkan dari wadah dan mencari yang lain. Biasanya yang mudah stress itu yang jantan. Mungkin karena si Mencit jantan  sudah berusaha pedekate tapi yang betina malah jual mahal..awww galau deh si Mencit jantannya.
6. Oh, ia,,jangan lupa yah, sebelum menempatkan Mencit betina dalam satu wadah dengan Mencit jantan, timbang berat badan si Mencit betina. Ini penting untuk mengetahui apakah si Mencit sudah terbuahi atau belum. Berat badan yang naik secara berangsur-angsur menunjukkan bahwa si Mencit betina sednag mengandung,,dan kalau lancar, bisa melahirkan anak-anak.
7. Berikan Mencit makanan 3 kali sehari. Makanan dapat berupa roti, jagung, kuaci. Berikan minuman juga yang disimpan dalam botol. Jangan sampai botol minuman nya kosong yah.
8. Nah nah nah,,biasanya fase estrus mencit dimulai pada tengah malam dan kopulasi alami terjadi sekitar pukul 02.00 menjelang pagi. Sperma yang diejakulasikan ke dalam vagina pada waktu kopulasi akan mencapai oviduk dalam beberapa menit. Mobilitas dan viabilitas sperma dipertahankan selama 8 jam setelah ovulasi. Keberhasilan perkawinan mencit ditandai dengan adanya sumbat vagina (lendir berwarna putih) dan ditandai sebagai hari kehamilan ke-0. Bila betina nya sudah hamil, pisahkan dia dengan jantannya. Kenapa dipisahkan ? Karena keberadaan jantan, nantinya bisa mengganggu proses kehamilan. Zigot akan mengalami perkembangan menjadi embrio. Segala kebutuhan embrio diperoleh melalui induk melalui organ ekstra embrio yaitu plasenta. Pembentukan plasenta dimulai dari kehamilan ke-8,5. Periode kehamilan mencit biasanya berlangsung 9-21 hari.
9. Setelah 9-21 hari, si Mencit yang badannya tambah gede aja, akan melahirkan anaknya. 

Lucunya,,anak mencit yang baru lahir
  
Bagaimana? Tertarik untuk memelihara Mencit ? yo kita memelihara Mencit. Lumayan loh buat nambah uang saku :))

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar