Cute Cursor

Kamis, 25 Oktober 2012

All About KAPURUNG

Cuaca siang ini di Makassar,,huwahhh sungguh menuntut kesabaran penghuninya..terik banget !!! klo cuacanya kayak gini paling enak tuh ngadem di dalam ruangan,,haaa kebetulan sekarang hari Minggu,,sambil ngadem sambil nonton TV... -beberapa saat kemudian-
"Ini Kapurung, dimakan sama kaka dan adek yah..." ini yg lgi bicara adalah tetangga sebelah.
"Wah,makasih tante,,enak banget nih ^^", kataku berterimakasih.
Ya Allah,,Engkau Maha Tahu,,,hambamu ini lgi laperrr,,mana BoNyok gak ada dirumah,,untung tadi belum masak apa-apa, jadinya kan gak bakalan mubazzir nih Kapurung, pasti bakal habis.
"Kakak....adekkkk,,ayo makan nih, ada Kapurung dari Tante Ratna", teriakku memanggil saudara sesama yang kelaparan.

Lagi asyikk menikmati Kapurung, sobatku, Anita, dateng ke rumah.
"Assalamu 'alaikum..Wah,lagi makan nih,,makan apa tuh kenyal-kenyal kayak agar-agar? " Nah, Anita ini jangan dibilang oon yah, dia emang gak tau kalo itu Kapurung, secara doi kan orang Jowo, jadi belum ngeh..
"Ini namanya Kapurung beibh,,ennnnaaakkkk loh,,nih cobain deh", kataku menyodorkan semangkuk buatnya.
"Hiiiii,,apa tadi namanya? Kapurung? ini dari kapur gitu? kapur apa? kapur gunung, kapur tulis, atau apa? ogah ah " hmm, ni sobatku belum mudeng,,sabarrrr
"Beibh,,ini namanya Kapurung, tpi bukan dari kapur, ini tuh terbuat dari..... tiba-tiba entah dari mana muncul layar putih besar di depanku, dan timbul gambar yang bersumber dari sebuah proyektor, dan tulisan pertama adalah "All About KAPURUNG" (--> ini serasa lagi nonton layer tancep)...
SEJARAH dan SELUK BELUK Kapurung :
Kapurung adalah salah satu makanan khas tradisional di Sulawesi Selatan, khususnya masyarakat daerah Luwu (Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur) Makanan ini terbuat dari sari atau tepung sagu. Di daerah Maluku dikenal dengan nama Papeda. Kapurung dimasak dengan campuran ikan atau daging ayam dan aneka sayuran. Meski makanan tradisional, Kapurung mulai populer. Selain ditemukan di warung-warung khusus di Makassar juga telah masuk ke beberapa restoran, bersanding dengan makanan modern (Sumber : wikipedia.org)
Kapurung yang terbuat dari sagu ini, mirip dengan papeda di Papua. Hanya saja, kapurung dibuat bulat dengan menggunakan sepasang sumpit (istilah org Palopo/Luwu ‘didui’ dan dicampur bersama kuah pedis, sayur mayur, jeruk nipis dan daging ikan, udang atau daging ayam. Makanan ini tidak perlu dikunyah, tapi langsung ditelan saja, itu sebabnya di Palopo/Luwu, orang lebih sering menyebutnya “minum kapurung”. Kalau dikunyah, justru akan terasa hambar, kesulitan, akan lengket sana sini di ruang mulut. Kapurung menjadi satu dari sekian banyak menu yang disajikan pada tiap acara-acara orang Palopo ( Sumber : http://wijasalawa.wordpress.com).
Ini nih gambarnya Beibh....
"Nah,,gimana Beibh,,udah paham? udah gak bakalan nyangka dari kapur lagi kan? ", kataku ngos-ngosan seperti habis dikejar setan,,betapa nggak membaca skript layar tanncep tentang film All About Kapurung,,huft cukup melelahkan...
"Hmmm,,ia ia paham nih,,gitu yah,,hmmm trus trus gimana ceritanya bisa muncul Kapurung? gak mungkin muncul tiba-tiba kayak setan kan?" cerdas nih sobatku..
"Sebenarnya Beibh,,aku gak terlalu paham gimana sejarahnya Kapurung,,cari di internet pun gak ada yang bisa kasih penjelasan yang jelas..tapi kalo denger dari orang orang tua turun temurun, katanya yah karena dulu tuh harga beras kayak harga emas,mahalllll amat..trus orang orang tua kita gak nyerah gitu aja,,tuntutan perut yang sangat mendesak, mereka mulai mencari apa aja yang bisa dimakan,,nah ketemu deh ma sagu trus karena didesak kebutuhan perut kreativitas mereka tuh tajam banget,,dihasilkanlah Kapurung yang rasanya lebih enak dari nasi plus ikan dan sayur,,Kapurung tuh lebih nendang gitu di mulut,,sensasinya sampe ke ubun-ubun,, cobain deh kamu pasti bakalan pingin lagi,,," kataku menjelaskan bak para leluhur...hhehheh
"Hmm,,trus aku harus bilang wow gitu? hehhe becanda,,ia nih penting kayaknya kalau gue bilang WOW pada kreativitas leluhur kita.. nah nah sekarang, apa manfaatnya kalo aku makan nih Kapurung? apa sekedar enak sajakah? "
Sambil membawa Laptop beserta modem, " Beibh, yuk kita OnLine cari tahu apa sih manfaat mengkonsumsi Kapurung?"
"Yokkkkk" sobatku teriak penuh semangat !

KANDUNGAN GIZI Kapurung :
Tepung sagu kaya dengan karbohidrat (pati) namun sangat miskin gizi lainnya. Ini terjadi akibat kandungan tinggi pati di dalam teras batang maupun proses pemanenannya.
Seratus gram sagu kering setara dengan 355 kalori. Di dalamnya rata-rata terkandung 94 gram karbohidrat, 0,2 gram protein, 0,5 gram serat, 10mg kalsium, 1,2mg besi, dan lemak, karoten, tiamin, dan asam askorbat dalam jumlah sangat kecil (Sumber : wikipedia.org).
Menurut Flach and Schuiling (1991) kandungan Nutrisi (g) yang terdapat pada batang sagu adalah N = 590, P = 170, K = 1700, Ca = 860 dan Mg = 350. Pada saat pengolahan di lapangan nutrisi ini banyak hilang dan kembali ke tanah tempat tumbuhnya. Walaupun gizi yang dikandung tidak tinggi, sagu juga mempunyai beberapa manfaat yang baik bagi tubuh. Diantaranya adalah tidak cepat meningkatkan kadar glukosa dalam darah sehingga cukup aman dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus. Serat pangan pada sagu memiliki zat yang bisa berfungsi sebagai pre-biotik, menjaga mikroflora usus, meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi resiko terjadinya kanker usus, mengurangi resiko terjadinya kanker paru-paru, mengurangi kegemukan, mempermudah buang air besar. Sagu juga sering dikonsumsi bagi yang sedang diet karena dapat memberikan efek mengenyangkan, tetapi tidak menyebabkan gemuk. Untuk mengimbangi kandungan gizinya yang tidak terlalu tinggi, ada baiknya olahan sagu ditambah bahan-bahan kaya protein dan sayur mayur. Seperti Kapurung, Papeda atau bubur sagu, Sago Pancake, Nasi Sagu, Puding Sagu, Kue Kering Sagu Keju, Ketupat Sayur, dan Bubur Kacang Hijau Sagu (Sumber: http://sarah-alifah.blogspot.com).

"Nah,,gimana,,udah jelaskan,,sekarang apa masih ada yang ingin ditanyakan?"
Lama,,gak ada jawaban dari Anita, "Beibh,,gimana kamu masih......yaaaaa,,Nita,sisakan buatku dong,jangan dihabisi Kapurung nya", teriakku seketika kaget ternyata Anita sedang asik menghabiskan Kapurung semangkuk,,ini pertanda dia sudah paham betul..hahahaha sukses aku dalam memberi penjelasan...
-Beberapa saat kemudian-
"Vy,,,enak banget yah Kapurung itu,,baru pertama kali mencoba dan sekalinya udah coba aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang,,aku ketagihan Vy,,,eh gimana kalo kita besok bikin Kapurung yokkk"....
"Ayokkkkk,,mareeeeee!!!!" kataku semnagat sambil mulai mencari resep membuat Kapurung :D








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar