Cute Cursor

Kamis, 17 Mei 2012

Modul Belajar Sistem Gerak SMP Part 1

MODUL
PENDAHULUAN
     Pernahkah kamu menyadari, bagaimana tubuh kita dapat memiliki bentuk seperti ini? pernahkah kamu berfikir tentang apa yang menyebabkan manusia dapat melakukan gerakan seperti berjalan, berlari atau melompat-lompat ? Tubuhmu dapat memiliki bentuk dan kamupun dapat bergerak karena memiliki sistem gerak. Sistem gerak tersebut terdiri atas tulang, sendi, dan otot. Ketiganya bekerja sama membentuk sistem gerak. Sistem gerak inilah yang memberi bentuk tubuh, sebagai alat gerak, jalan, dan berlari serta melakukan berbagai aktivitas lainnya.
    Melalui modul ini, kamu akan mempelajari :
•    Tulang
•    Sendi
•    Otot
•    Proses bergerak
•    Gangguan pada Sistem Gerak
Kelas/ Semester     :   VIII SMP/ Ganjil
Standar Kompetensi  :   1.     Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia
Kompetensi Dasar : 1.3 Mendeskripsikan sistem gerak pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan
Tujuan Pembelajaran :
1. Mengetahui macam-macam organ penyusun sistem gerak pada manusia
2. Mengidentifikasi macam tulang dan fungsinya
3. Mengidentifikasi macam sendi dan fungsinya
4. Mengidentifikasi macam otot dan fungsinya
5. Memahami mekanisme gerak
6. Mengetahui berbagai gangguan dan kelainan pada sistem gerak.

KEGIATAN BELAJAR
Isi Pembelajaran

A. TULANG
     Mari kita mulai dengan mempelajari struktur (anatomi) tulang kita. Bagaimana sebenarnya anatomi tulang? Kenapa tulang bisa menjadi begitu kuat menyoking tubuh ? Jika kamu ingin mengetahui jawabannya, pelajarilah materi berikut ini.
     Berdasarkan  susunan anatominya, tulang dibedakan menjadi dua jenis  yaitu :
1. Tulang Rawan ( Kartilago )
     Tulang rawan memiliki sifat yang elastis. Tulang rawan terdiri atas sel-sel rawan (kondrosit) yang dapat menghasilkan matriks (substansi dasar) berupa kondrin. Kandungan tulang rawan terbanyak adalah kolagen yang berfungsi sebagai perekat, dan hanya sedikit zat kapur (kalsium karbonat dan kalsium fosfat ).
Contoh tulang rawan adalah tulang rusuk, tulang hidung, dan tulang telinga.
2. Tulang keras ( Osteon )
     Tulang keras terdiri oleh sel-sel pembentuk tulang yang disebut osteosit. Kandungan tulang keras yang terbanyak adalah zat kapur dan hanya sedikit zat perekat. Contoh tulang keras yaitu tulang tengkorak, tulang paha, tulang tangan, dan tulang kaki.

               Gambar . Sel tulang keras
      Perhatikan gambar di atas ! Struktur tulang keras terlihat berlapis-lapis. Yang berlapis-lapis itu adalah sel-sel tulang yang tersusun melingkar dan berlapis-lapis. Di tengah lingkaran terdapat saluran yang mengandung pembuluh darah dan saraf, yang disebut saluran Havers. Saluran ini berfungsi memberikan makan pada sel-sel tulang. Pada jaringan sel tulang keras yang sel-sel tulangnya sudah mati, membentuk rongga disebut lakuna. Rongga ini berhubungan dengan saluran-saluran kecil disebut kanalikuli.

      Nah, ternyata tulang keras itu dapat dibedakan lagi loh...
Pertama:  berdasarkan sifat bahan penyusunnya, yaitu :
a.  Tulang kompak
     Tulang kompak, disebut juga tulang padat, tersusun dari sel-sel tulang dengan matriks yang rapat dan padat, serta mengandung senyawa kapur dan fosfor. Contoh tulang kompak yaitu tulang pipa.
b.  Tulang spons
     Tulang spons tersusun dari sel-sel tulang dengan matriks yang berongga. Contoh tulang spons yaitu tulang pendek dan tulang pipih.

      Gambar . Struktur tulang keras
Kedua : berdasarkan bentuknya, yaitu :
1. Tulang pipa
     Contohnya pada tulang paha, tulang betis, tulang kering, tulang pengumpil, dan tulang hasta.
2. Tulang pipih
     Contoh tulang pipih  tulang rusuk, tulang belikat, dan tulang tengkorak; adalah tulang rusuk, tulang belikat, tulang tengkorak, tulang dada dan tulang usus.
3. Tulang pendek
     Contoh tulang-tulang pergelangan kaki dan pergelangan tangan serta ruas-ruas tulang belakang.

     Sejauh ini, apakah kalian memahami baik? Jika sudah mantap, mari kita membahas materi selanjutnya mengenai tulang-tulang penyusun rangka tubuh manusia. Siapkan dirimu..1...2...3... mulai!

Gambar . Tulang-tulang penyusun rangka manusia
1. Tulang Tengkorak
     Tulang tengkorak tersusun atas tulang-tulang  pipih yang saling berhubungan membentuk tempurung tengkorak. Tulang tengkorak berfungsi melindungi otak yang ada di dalamnya serta bola mata dan telinga bagian dalam. Tulang tengkorak terdiri atas tulang tengkorak bagian kepala ( tempurung kepala ) dan tulang tengkorak bagian muka ( wajah ).

             Gambar . Bagian-bagian tulang tengkorak
2. Tulang Badan
     Tulang badan merupakan kelompok tulang yang membentuk badan. Tulang badan dibentuk oleh lima ruas-ruas tulang, yaitu: gelang bahu, tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, dan gelang panggul.
a. Gelang Bahu
        Gelang bahu tersusun atas dua pasang tulang yaitu tulang selangka dan tulang belikat.

    Gambar . Gelang bahu
b. Tulang Belakang
           Tulang belakang berjumlah 33 ruas, dan tersusun atas tulang pendek. Tulang belakang pada manusia terdiri atas lima bagian. Perhatikan gambar berikut !

Gambar . Ruas-ruas tulang belakang
c. Tulang dada
          Tulang dada berbentuk pipih dengan panjang kurang lebih 15 cm, terletak di bagian tengah dada dan merupakan tempat melekatnya tulang rusuk sejati.
             Tulang dada terbagi menjadi tiga bagian, yaitu :
1) hulu, merupakan tempat melekatnya tulang selangka.
2) badan, merupakan tempat melekatnya 7 pasang tulang rusuk sejati.
3) taju pedang, merupakan tulang rawan.
d. Tulang rusuk
         Tulang rusuk manusia berjumlah 12 pasang dan termasuk contoh tulang pipih. Tulang rusuk terbagi menjadi tiga bagian, yaitu :
1) rusuk sejati, berjumlah tujuh pasang dan melekat pada tulang punggung dan tulang dada.
2) rusuk palsu, berjumlah tiga pasang, dengan bagian belakang melekat pada tulang punggung dan bagian depan melekat pada tulang rusuk di atasnya.
3) rusuk melayang, berjumlah dua pasang, dengan bagian belakang melekat pada tulang punggung dan bagian depan melayang.

Gambar . Tulang dada dan tulang rusuk
e. Gelang panggul
          Gelang panggul tersusun atas 3 pasang tulang yang berhubungan satu sama lain.

Gambar . Gelang panggul
3. Tulang Anggota Gerak
     Tulang anggota gerak terdiri atas anggota gerak dan anggota gerak bawah.